Peluang Bambang Pamungkas untuk ikut membela Persija Jakarta
di Piala Jenderal Sudirman (PJS) masih ada. Setidaknya itu diutarakan
oleh pelatih Persija untuk turnamen Piala Jenderal Sudirman, Bambang
Nurdiansyah.
Bambang Nurdiansyah masih membuka tangannya terhadap kehadiran Bepe,
panggilan Bambang Pamungkas. Itu ditandai, di mana seperti diutarakan
Banur, panggilan eks Persita, tetap didaftarkannya Bepe menjadi bagian
Persija di Piala Jenderal Sudirman.
"Bepe bagian dari Persija. Secara personal, ia menghampiri dan
mendatangi saya. Turnamen ini mendadak buatnya, sementara Bepe sudah
punya ikatan kontrak salah satunya menjadi ikon Rusun Cup," jelas
Bambang Nurdiansyah kepada SportSatu, Rabu (4/11).
Bepe terbuka untuk ikut apabila Persija lolos dari fase grup. Itu pun
jika kontrak Bepe dengan pihak lain selesai dan tidak ada halangan
berbaju oranye lagi.
"Ia tidak bisa merapat sampai saat ini karena masih harus menghormati
kontrak. Namun jika Persija melaju terus dan urusannya selesai, kenapa
tidak ia merapat? Jadi tidak tertutup kemungkinan andai Persija melaju,"
terang Banur.
Akan tetapi, Banur tak memberi garansi untuk Bambang Pamungkas mendapat
tempat di tim inti jika nanti bergabung. "Tidak serta-merta masuk tim
inti, saya tentu harus melihat kondisinya seperti apa."
Striker PSMS,
Aldino Herdianto mengaku kepincut dengan mantan pemain Timnas, Bambang
Pamungkas. Ia sangat mengidolakan pemain yang disapa akrab Bepe itu
lantaran melihat sesosok pemain yang mempunyai kepribadian yang bagus.
Ia menganggap Bepe menjadi striker yang patur ditiru kepribadiannya.
"Yang pasti aku suka permainannya, apalagi sama-sama posisi striker
denganku. Tapi selain permainannya itu aku suka sekali sama keperibadian
dia baik di luar lapangan atau di dalam lapangan. Jiwa kepemimpinannya
itu sangat disegani sama teman-temannya," ujarnya kepada Tribun, Jumat
(9/10/2015).
Aldino menganggap Bambang Pamungkas pemain Indonesia yang sangat
berbeda dengan yang lainnya. Pemain yang berkepala botak ini menilai
Bepe sudah menjadi sesosok pemain Legenda Indonesia meskipun ia masih
aktif dalam sepak bola. Ia pun ingin seperti Bepe yang terus
menginspirasinya dalam karir sepakbolanya.
"Sayangnya aku belum pernah ngobrol dan ketemu langsung saja dengan
dia. Mungkin kalau ketemu aku bisa lebih tahu bagaimana kepribadiannya
secara langsung," kata mantan pemain PSGL Gayo Luwes itu.
Ayah satu anak ini juga salut melihat kepala Bepe ketika melakukan
heading ke gawang lawan. Menurutnya ketika berduel di udara dengan
lawan, Bepe selalu berhasil merebut bola dengan sundulannya. Meskipun
usia Bepe tak muda lagi, Aldino masih menganggap kepala Bepe masih
berbahaya.
"Sekarang pun masi berbahaya kepala dia. Kalau dulu setiap duel pasti
menang dia, kalau sekarang mungkin sudah berkurang lah ketajamannya
karena faktor usia. Makanya sampai sekarang aku masih suka sama dia,"
pungkasnya.
Biofile
Nama: Aldino Herdianto Lahir: Binjai, 1 November 1988 Usia: 26 Tahun Posisi: Striker Ayah: Alm Susoro Sutrisno Ibu: Ernawati Pemain Idola : Bambang Pamungkas Karir
-PSMS Medan -PSGL Gayo Luwes -PS Madina -Medan Jaya -Persepsi Sibolga -PS Siak -PSKB Binjai
Bambang Pamungkas berpose usai jumpa pers di Kantor Dinas Perumahan dan
Gedung Pemprov DKI Jakarta, Jumat (2/10/2015). Dinas Perumahan dan
Gedung Pemprov DKI Jakarta akan menyelenggarakan turnamen sepakbola yang
di ikuti anak-anak warga rusun usia 16 tahun yang berdomisili di 22
rusunawa di jakarta pada tanggal (24/10/2015) sampai (8/11/2015).
Bambang Pamungkas punya cara sendiri untuk tetap menjaga kebugaran di saat Persija Jakarta tak punya aktivitas sejak tersingkir dari penyisihan grup Piala Presiden pada September lalu.
Ia memilih terlibat dalam sesi latihan yang digelar Munial Sport Grup (MSG).
Bepe, sapaan Bambang, kali ini menjalani peran ganda. Selain terlibat
sebagai pemain, ia tampak menjalani peran sebagai pelatih tim MSG.
Striker Persija berusia 35 tahun itu tak segan-segan memberikan
kepada rekan-rekannya di lapangan. Ia pun tak cangung untuk menyampaikan
evaluasi seusai melakoni uji coba dengan tim Sierra Leone.
Selayaknya pelatih profesional, Bepe tak kesulitan untuk membeberkan
analisa taktik secara rinci. Bahkan, mimik serius pun terpancar jelas
saat memberikan instruksi kepada pemain lain.
Tim MSG sebelumnya menggunakan jasa Alfredo Vera sebagai instruktur
kepelatihan. Entah mengapa Vera absen pada sesi latihan kali ini dan
manajemen MSG menunjuk Bepe sebagai penggantinya.
Profesi sebagai pelatih memang menjadi cita-cita yang didamba Bepe
setelah pensiun nanti. Ia masih menyimpan asa tinggi-tinggi untuk
mempersembahkan gelar juara bagi tim nasional Indonesia.
Sebuah gelar prestise yang belum pernah diraihnya ketika mengenakan kostum Merah Putih.
Selama 13 tahun menjadi pemain timnas secara reguler, Bepe belum
sekalipun mencicipi gelar juara. Prestasi tertinggi yang diraih hanya
merasakan runner up di ajang Piala AFF atau yang sebelumnya dikenal
dengan Piala Tiger.
Bepe tercatat mengantongi medali perak sebaga simbol runner up pada
turnamen antarnegara Asia Tenggara sebanyak empat kali, yakni mulai pada
tahun 2000, 2002, dan 2004, serta 2010.
Pengidola striker Kurniawan Dwi Yulianto
itu pernah berujar ingin mencapai gelar juara sebagai pelatih tim
nasional. Sebuah mimpi yang belum sempat diraih ketika aktif bermain.
Pelatih Persija Jakarta untuk turnamen Piala Jenderal
Sudirman, Bambang Nurdiansyah, mengatakan bahwa Emmanuel 'Pacho'
Kenmogne akan bergabung dengan skuad Macan Kemayoran saat menjalani
pemusatan latihan di Batu, Malang. Pemusatan latihan di Batu akan
dimulai Selasa (3/11).
Itu setelah Persija menjalani latihan di Sawangan, Depok, di mana
terakhir Senin (2/11). Ismed Sofyan dan Gunawan Dwi Cahyo menjadi di
antara nama terakhir yang bergabung.
Sebanyak 24 pemain dijadwalkan terlibat dalam pemusatan latihan,
termasuk Pacho. Selain itu juga Osas Saha, Mbida Messi, dan Raphael
Maitimo. Pemusatan latihan di Batu rencananya diselenggarakan hingga
sebelum bergulirnya Piala Presiden pada 14 November.
"Pacho akan datang nanti dan langsung ke Batu. Mbida Messi pun juga
akan datang, begitu pun Osas Saha," jelas Bambang Nurdiansyah.
Banur, panggilan Bambang Nurdiansyah sendiri sudah memastikan bahwa Adixi Lenzivio dan Bambang Pamungkas tidak ikut serta.
Adixi absen membela Persija karena memperkuat tim DKI di Pekan
Olahraga Mahasiswa Nasional dan " BAMBANG PAMUNGKAS TELAH IZIN UNTUK TIDAK BERGABUNG UNTUK MENGIKUTI PIALA JENDRAL SUDIRMAN "
Banyak orang menyangsikan kualitas permainan dan ketajaman seorang Bambang Pamungkas ketika usianya menginjak kepala tiga. Bepe ditengarai mulai kehilangan tajinya sebagai penyerang seiring bertambahnya usia.
Namun, hal tersebut bukan menjadi beban bagi pemain yang identik dengan nomor punggung 20 tersebut. Kendati pergerakannya sudah tidak selincah dulu, dengan intelegensia tinggi dan segudang pengalaman, Bambang justru menjadi semakin matang sebagai pesepak bola.
Selama penyelenggaraan Indonesia Super League (ISL) sejak musim 2008-2009 hingga 2015, pria kelahiran Getas ini sudah mengoleksi sebanyak 74 gol.
Catatan tersebut berada di urutan ke-5 daftar pencetak gol terbanyak ISL, di bawah Boaz Solossa (111), Cristian Gonzales (107), Beto Goncalves (97), dan Greg Nwokolo (79). Rekor 74 gol ditorehkan Bambang untuk 2 klub: Persija dan Pelita Bandung Raya (PBR).
Melalui tulisan ini, mari kita telaah lebih dalam catatan-catatan unik dan menarik dari rekor gol seorang Bambang Pamungkas.
***
Langganan Dua Digit
Sejak dimulai pada musim 2008-2009, ajang ISL telah digulirkan sebanyak tujuh kali, yang termasuk musim 2015 yang hanya berlangsung selama dua minggu. Dari total tujuh musim pergelaran ISL, Bambang turut berpartisipasi di enam musim. Ia sempat rehat di musim 2013 dengan alasan pribadi.
Kecuali di musim 2015 yang tidak selesai, Bepe selalu mencatat total gol dua digit, yang berarti 10 atau lebih gol di tiap musim yang ia ikuti. Berikut grafik torehan gol per musim Bambang di ISL.
Statistik performa Bambang Pamungkas selama di Indonesia Super League (ISL). (Labbola)Untuk seorang striker, di mana torehan gol merupakan penilaian utama, catatan yang dibuat Bambang masuk ke kategori ‘bagus’, meski belum dapat dikatakan ‘impresif’.
***
Getol membobol gawang Singo Edan
Di antara tim-tim yang gawangnya pernah dibobol, gawang Arema adalah yang paling sering menjadi korban keganasan seorang Bepe. Total, sudah delapan gol yang dijaringkan suami dari Tri Buana Tungga Dewi ini ke gawang tim Singo Edan.
Angka tersebut juga menjadi yang tertinggi bagi seorang pemain yang mencetak gol ke gawang Arema, di atas Boaz (7), Hilton Moreira (6), dan Keith Gumbs, dan Beto Goncalves (masing-masing 5).
Torehan hat-trick di ajang ISL 2015 pada 4 April 2015 menjadi yang terbanyak dicetakBambang Pamungkas ke gawang Arema di satu pertandingan. Sebelumnya di musim 2008-2009, Bepe juga sempat mencetak 2 gol saat menghadapi Arema.
Dari partisipasi di enam musim ISL, Bepe hanya absen membobol gawang Arema di musim 2014. Setelah Arema, tim yang sering menjadi korban Bepe adalah PSPS, PSMS, Persela, dan Sriwijaya FC, yang masing-masing pernah dibobol sebanyak lima kali.
***
Stadion Utama Gelora Bung Karno, tempat favorit Bepe
Dari puluhan stadion yang pernah menjadi tempat bermain Bepe selama ISL, Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK) merupakan stadion di mana ia paling sering mencetak gol.
Hal ini bukan suatu kejutan mengingat Persija sebagai tim yang identik dengan Bepe memang bermarkas di stadion yang terletak di bilangan Senayan, Jakarta tersebut. Total, Bepe sudah mencetak 26 gol di SUGBK, dengan rincian 25 gol untuk Persija dan satu gol bersama PBR (ke gawang Persija).
Tidak heran jika Stadion Si Jalak Harupat, Soreang menjadi stadion kedua di mana Bepe sering mencetak gol. Jika di total, ada 9 gol yang dicetak Bepe di stadion yang menjadi markas Persib tersebut.
Rinciannya: lima gol untuk PBR, tiga gol untuk Persija, dan satu gol untuk Persib. Untuk Persib? Ya, satu gol bunuh diri dicetak Bepe saat membela PBR melawan Persib di Babak 8 Besar ISL 2014.
***
Markus Haris Maulana paling sering menjadi korban
74 gol yang ditorehkan Bepe di ajang ISL disarangkan ke gawang yang dijaga oleh 38 kiper berbeda. Diantara 38 kiper tersebut, gawang Markus Haris Maulana adalah yang paling sering dibobol oleh Bepe.
Total sudah enam gol yang disarangkan Bepe ke gawang Markus, dengan rincian tiga gol saat Markus membela PSMS Medan dan tiga gol ketika masih mengenakan seragam Persib.
Setelah Markus, kiper yang sering dibobol Bepe adalah Syamsidar dan Kurnia Meiga. Kedua kiper yang pernah menjaga gawang Tim Nasional Indonesia tersebut masing-masing dibobol empat kali oleh Bepe.
***
Panas di babak kedua
Jika dibagi per babak, Bepe lebih sering mencetak gol di babak kedua. Dari total 74 gol, 45 di antaranya (60%) diciptakan di babak kedua. Sisa 29 gol dicetak di babak pertama. Ini menandakan Bepe baru mulai ‘panas’ di babak kedua.
Jika lebih dirinci lagi menjadi interval per-15 menit, interval kedua babak kedua merupakan waktu favorit Bepe untuk mencetak gol. Total, ada 21 gol yang dicetak Bepe di antara menit ke-61 hingga menit ke-75.
***
Di antara 5 pemain tersubur era ISL, hanya Bepe dan Cristian Gonzales yang kemungkinan akan turun di ajang Piala Presiden mendatang. Mampukah Bepe sang striker kharismatik membuktikan bahwa produktivitasnya masih tinggi.
Gol ke-50 Wayne Rooney bagi Timnas Inggris hadir di menit ke-84 melalui titik penalti. Sang striker Manchester United melampui rekor yang sebelumnya ditorehkan oleh legenda Sir Bobby Charlton.
Rooney mencetak 50 gol dari 107 pertandingan internasional di timnas Inggris yang ia jalani. Sementara itu Lionel Messi melesakan 49 gol dari 105 penampilan bersama Argentina. Di sisi lain, Cristiano Ronaldo membukukan 55 gol dari 122 laga bareng Portugal.
Jika bicara kuantitas, Ronaldo unggul dibanding Rooney dan Messi. Namun, jika dirata-rata dengan jumlah pertandingan yang dijalani masing-masing pertandingan, penyerang Real Madrid itu masih kalah dibanding kedua pesaingnya.
Rataan gol Ronaldo 0,45 per laga. Kalah dibanding Rooney dan Messi yang rataannya menembus 0,47 per laga. Messi jadi pesepak bola paling produktif sejagat saat ini karena jumlah pertandingan internasional yang dijalani lebih sedikit dibanding Rooney.
Menariknya, jumlah gol ketiga megabintang dunia tersebut beda tipis dengan jumlah koleksi striker Persija Jakarta, Bambang Pamungkas. Striker karismatik pelanggan Timnas Indonesia tersebut sepanjang karier internasionalnya bersama Tim Merah-Putih menyumbang 44 gol.
Rata-rata gol Bepe 0,46 lebih baik dibanding CR7, hanya kalah tipis oleh Messi serta Rooney. Sebenarnya Bambang Pamungkas masih punya peluang menyalip tiga penyerang top dunia tersebut andaikata ia tidak mundur dari skuat Timnas Indonesia pasca Piala AFF 2012.
Walau menginjak usia 35 tahun, striker pengguna nomor punggung 20 tersebut masih terlihat produktif hingga kini. Musim lalu, bomber kelahiran 10 Juni 1980 itu mengoleksi 10 gol saat membela Pelita Bandung Raya. Jika kompetisi Indonesia Super League 2015 tidak terhenti karena konflik PSSI dengan Kemenpora, Bepe masih terlihat menunjukan ketajaman.
Buktinya, saat tampil membela Persija kala meladeni Arema Cronus di laga pembuka kompetisi, Bambang Pamungkas mencetak hat-trick di pertandingan yang berkesudahan dengan skor 4-4.
Pelatih timnas Indonesia, Peter Huistra, sebenarnya mendaftarkan nama Bepe ke AFC sebagai bagian dari Tim Garuda di ajang Kualifikasi Piala Dunia 2018. Akan tetapi, Indonesia harus menepi dari kualifikasi karena FIFA menjatuhkan sanksi pembekuan ke PSSI.
Kapten
Persija Jakarta, Bambang Pamungkas, akhirnya kembali bergabung dengan
skuad Macan Kemayoran saat berlatih di Lapangan Mako Brimob, Kelapa Dua,
Depok, Sabtu (22/8) pagi WIB. Hal ini mengundang reaksi dari beberapa
fans Persija.
Bambang Pamungkas atau yang lebih
akrab disapa Bepe itu akhirnya kembali bergabung dengan Persija Jakarta.
Bersama para pemain Macan Kemayoran lainnya, ia tampak berlatih di
lapangan Mako Brimob pagi ini.
Padahal dalam sesi latihan sebelumnya, Bepe tidak tampak berlatih
bersama skuad asuhan Rahmad Darmawan. Ia memutuskan untuk tidak
bergabung dengan skuad Macan Kemayoran. Baca juga: Bepe Akhirnya Kembali Gabung Skuad Persija
Namun tampaknya telah tercapai kesepakatan antara Bepe dan manajemen
Persija sehingga mantan striker timnas Indonesia tersebut kembali
berlatih dengan tim. Namun hingga saat ini belum ada penjelasan dari
pemain dan manajemen tim terkait kesepakatan dengan sang pemain.
Hal ini membuat banyak fans Persija dan Bepe bereaksi di dunia maya, khususnya twitter. Banyak netizen yang bersyukur bisa melihat tim kesayangan dan ikon mereka kembali berlatih.
Berikut ini reaksi fans ketika Bepe kembali berlatih bersama Persija Jakarta.