Selasa, 02 Agustus 2016

Bambang Pamungkas ! Raja Gol di Pertandingan Persija Jakarta x Persib Bandung

Laga penuh gengsi antara Persib Bandung kontra Persija Jakarta bakal tersaji di Stadion Gelora Bandung Lautan Api, Bandung, 16 Juli 2016 . Pertandingan sudah dipastikan bakal menyita perhatian pencinta sepakbola.
Bagaimana tidak, laga tersebut kerap dibumbui rivalitas yang tinggi yang tak kerap memunculkan bentrokan suporter kedua tim. Rivalitas itu pula yang selalu menjadi motivasi tersendiri bagi para pemain yang terlibat di dalam laga tersebut.
Termasuk hasrat untuk memenangkan pertandingan maupun membobol gawang sang lawan. Berbicara soal urusan mencetak gol, striker Persija Bambang Pamungkas bisa dibilang menjadi Raja-nya dalam urusan tersebut di laga Persib kontra Persija.
Ya, dia menjadi pemain aktif yang paling banyak mencetak gol dalam bentrok kedua tim dengan torehan sembilan gol. Terakhir, dia mencetak gol di laga Persib versus Persija pada 18 Maret 2011. Ketika itu, pemain yang akrab disapa Bepe tersebut berhasil mencetak dua gol, yang membawa tim Macan Kemayoran menang di kandang tim Maung Bandung dengan skor 3-2.

Menariknya, setiap Bepe mencetak gol, Persija selalu bisa menang atas Persib. Memang, saat ini mantan penggawa Selangor FA itu tengah disorot lantaran kemajalannya di ISC A. Bahkan, eks kapten timnas Indonesia itu sempat dikritik The Jakmania, kelompok suporter Persija, lewat spanduk karena dia belum juga bisa mencetak gol dalam enam pertandingannya di ISC A.

Sementara itu, pemain lain yang mendekati catatannya saat ini adalah striker naturalisasi Indonesia yang dimiliki Persib Sergio Van Dijk. Van Dijk sudah mengemas tiga gol dalam duel kedua tim.
Sisanya, pemain yang masih aktif dan akan terlibat pada laga nanti telah mencetak gol dalam bentrok kedua tim adalah Ismed Sofyan, Ramdani Lestaluhu, Atep, Maman Abdurrahman, dan Robertino Pugliara. Mereka masing-masing telah mencetak satu gol.


Senin, 30 Mei 2016

Bambang Pamungkas Adalah Seorang Ayah , Pemain Sepak Bola , Motivator , Penulis dan Koki

Bambang Pamungkas tidak hanya sibuk sebagai pesepakbola, kini dia juga merambah peran lain sebagai motivator, penulis juga koki.

Foto-foto masakan pria yang didapuk sebagai brand ambassador salah satu produk perawatan kulit pria ini dipampang di akun Instagram @thenekatchef.

Sedangkan sebagai motivator, Bambang berharap bisa memberikan inspirasi bagi orang-orang yang butuh dorongan dalam hidup agar bisa bekerja lebih keras. Dia membagikan pengalaman dan perjuangannya sebagai seorang atlet pada masyarakat yang selama ini bisa jadi hanya melihat "hasil", bukan "proses".

Berikut adalah petikan bincang-bincang bersama ayah tiga putri dan suami dari  Tribuana Tungga Dewi tersebut :

Apa saja kesibukan Anda?
Saya masih menulis, saya sedang mempersiapkan novel. Ada juga beberapa (kegiatan) motivator, tapi pekerjaan utama saya tetap sepak bola.

Bagaimana cara membagi waktu?
Tidak terlalu susah karena ada tim yang arrange dengan baik. Saya hanya menjalankan.

Novel yang ditulis tentang apa?
Nanti deh.

Belajar masak dari mana?
Sendiri, saya sudah lama otodidak.

Masakan andalannya apa?
Biasanya western food.

Rajin unggah di Instagram?
Masih upload, tapi sekarang lagi enggak jalan beberapa minggu karena saya lagi sibuk.

Berniat membuat restoran kelak?
Insya Allah.

Apakah Anda sering mengajak anak untuk berolahraga?
Kadang-kadang. Olahraga yang simpel saja, yang penting berkeringat. Misalnya jogging dan bersepeda.
BEPE 20 PRIDE 

Bambang Pamungkas menyabet penghargaan MSports of The Week.



Sejak sepekan terakhir, MSports.net menghadirkan wadah interaksi audiens berupa pemilihan atlet atau tim terbaik selama sepekan. Wadah yang diberi nama MSports of The Week ini akan rutin hadir pada setiap awal pekan. Pada edisi perdana ini, muncul nama Bambang Pamungkas sebagai yang terbaik.

Bagaimana bisa Bambang Pamungkas muncul sebagai yang terbaik? Alasannya tentu hanya audiens yang mengetahui. Pasalnya, pemilihan MSports of The Week murni hasil vote audiens di situs MSports.net (7-8 April).

Satu hal yang pasti, Bepe -sapaan akrab Bambang Pamungkas- muncul ke dalam salah satu nomine berkat performa apik kala Persija Jakarta menghadapi Arema Indonesia pada pekan perdana Qatar National Bank (QNB) League 2015, di Stadion Kanjuruhan, (4/4).

Kala itu, Bepe melesakkan tiga gol. Ketiga gol itu hadir melalui eksekusi bola mati, satu dari titik penalti dan dua dari tendangan bebas. Hat-trick tersebut sekaligus penanda comeback sang ikon setelah pada musim sebelumnya sempat membela Pelita Bandung Raya (PBR).

Hampir separuh karier profesional Bepe memang  dihabiskan bersama Macan Kemayoran. Hanya PBR klub lain di Indonesia yang pernah dibela Bepe, itu pun hanya semusim. Sementara, bersama Persija, Bepe tengah mendekati catatan milestone berupa gol ke-200. Sejauh ini, sudah 186 gol yang ditorehkan mantan pemain Selangor FA tersebut.

Berkat torehan tiga gol pada laga debutnya di QNB League, audiens MSports.net menilai Bepe pantas menyandang status MSports of The Week. Bepe mampu menyabet total 75,9% suara, terpaut jauh dari Arsenal (9,2%), kampiun ganda putra bulu tangkis Maybank Malaysia Open 2015, Hendra Setiawan/Mohammad Ahsan (7,4%), hingga pesepak bola yang baru melesakkan lima gol dalam satu laga, Cristiano Ronaldo (3,7%), serta petenis nomor satu dunia asal Serbia, Novak Djokovic (3,7%).

Apakah Bepe masih bisa mempertahankan status yang sama pada pekan depan? Satu hal yang pasti, penilaian nomine ditentukan berdasarkan performa sang atlet/tim selama sepekan. Bukan mustahil pada pekan depan (periode 6-12 April) akan muncul nama-nama dari cabang olahraga lain. Sementara untuk pekan ini (30 Maret-5 April), MSports.net ucapkan selamat untuk Bepe! (CBN)








Join Now : @BepeNews



TAG :

Selasa, 26 April 2016

Ramdani Lestaluhu: Bersama Bambang Pamungkas, Persija Bisa Bersaing

Bambang Pamungkas akhirnya bergabung dengan skuad Persija Jakarta, dan sudah terlihat mengikuti porsi latihan bersama di Lapangan Villa 2000, Pamulang, Tangerang Selatan, Senin (25/4/2016).
Kehadiran Bepe sapaan akrab Bambang Pamungkas tentunya disambut dengan hangat oleh rekan kerjanya, Ramdani Lestaluhu.


Menurut Ramdani, Bepe merupakan sosok yang tidak bisa lepas dari Persija dan kembalinya Bepe akan bisa lebih padu memimpin pasukan Macan Kemayoran mengarungi kompetisi Torabika Soccer Championship 2016.
Selain Bepe, ada nama Ismed Sofyan yang juga merupakan sosok pilar penting bagi skuad Persija.
"Kita tahu, Mas Bepe dan Bang Ismed sangat dibutuhkan di Persija, mereka bisa jadi legenda di sini, dengan adanya mereka kita bisa bersaing dengan klub lain," kata Ramdani.
Lebih lanjut Ramdani mengatakan bahwa sosok Bepe bisa berguna untuk tim baik di lapangan atau di luar lapangan.
 Cara penyampaian dam bimbingan Bepe kepada pemain-pemain muda juga sangat berperan penting untuk Persija.
Pria asal Tulehu itu pun optimis lini depan Persija akan ada sedikit perubahan dengan masuknya Bepe di Tim Merah Putih itu.
Walaupun sebenarnya Paulo Camargo baru memiliki tiga penyerang lokal, yakni Bepe, Aldi Al Achya, dan Rahmat Afandi.
"Yang jelas ada tambahan pemain ya dengan masuknya Mas Bepe, mudah-mudahan kita bisa maksimalkan pemain lokal yang ada dan semoga dengan adanya Mas Bepe bisa membuat tajam," ucap pria bernomor punggung 7 itu.

SIAP KEMBALIKAN KEJAYAAN 

Ketika Bepe Bicara Cinta dan Tanggung Jawab !




Jakarta - "Cinta itu mengalahkan segalanya, akan tetapi dalam berbagai kesempatan rasa cinta harus memberi jalan pada sebuah tanggung jawab...."

Kalimat di atas dikutip dari blog Bambang Pamungkas tertanggal 12 Januari 2013. Berjudul "Antara Rasa Cinta dan Tanggung Jawab", ia menggambarkan keadaan yang ia hadapi saat memutuskan meninggalkan Persija Jakarta, yang kala itu menunggak gaji para pemainnya sampai lima bulan.

Di luar lapangan hijau, Bepe termasuk pesepakbola yang unik, bahkan langka. Di kalangan media ia terkenal 'selektif' bahkan 'tertutup'. Ia bisa sangat "pelit" bicara kepada pers, tapi tahu-tahu membeberkan dengan gamblang gagasan-gagasan dan buah pikirannya melalui tulisan.

Sampai saat ini ia sudah menelurkan dua buah buku. Yang pertama berjudul "Bepe20: Ketika Jemariku Menari" (2011), yang kedua "Bepe20: PRIDE" (2015). Itulah kelangkaan seorang Bepe -- dia adalah secuil olahragawan di tanah air yang piawai menulis dan menerbitkan buku.

Meski sudah gantung sepatu, Bepe tetap menuangkan ide-idenya melalui tulisan. Dalam waktu dekat ia bahkan akan "ngomong" pula di depan publik. Pada event bertajuk #BEPE20BICARA: "Battle of Life, Cinta vs Tanggung Jawab", bapak dua anak ini akan menjadi pembicara motivasi (motivational speaker), yang akan diselenggarakan di Usmar Ismail Hall, Jakarta, pada hari Kamis , 28 April 2016, mulai pukul 7 malam.


Dari keterangan pihak penyelenggara, lewat acara tersebut Bepe akan berbicara tentang sejumlah hal dari kisah hidupnya yang belum pernah ia ungkapkan kepada publik.

"Bepe berharap, lewat acara seperti ini setiap orang bisa lebih mengenal secara dekat sosok Bambang Pamungkas, dan kisah-kisah hidupnya menjadi motivasi tersendiri bagi orang lain," ujar presenter sepakbola yang juga akan menjadi pembicara dalam acara tersebut, Valentino "Jebret" Simanjuntak.



[Informasi dan pemesanan tiket lihat di sini]

SALAM BEPE LOVERS 2O

Bambang Pamungkas Kembali ke Persija Jakarta , Aris Indarto Berkomentar !

Mantan pemain tim Macan Kemayoran, Aris Indarto memiliki pandangan tersendiri menanggapi kembalinya Bepe ke Persija. Pria 38 tahun itu menilai kondisi Bambang Pamungkas saat ini tidak seperti di masa jayanya.


“Saya lihat Bepe juga kembali lagi, tetapi saya pikir dia juga tidak dalam kondisi terbaiknya saat ini,” ujar pemain yang dulu berposisi sebagai bek tengah tersebut kepada INDOSPORT.
Selain itu, mantan pemain Persik Kediri itu memberikan komentarnya saat ditanyai komposisi tim Oranye di bawah asuhan Paulo Camargo. Ia hanya berkomentar bahwa Persija kali ini tergantung kepada Maman Abdurrahman di barisan belakang.
“Saya kurang paham materi pemain sekarang, tetapi menurut saya Maman dibelakang masih jadi pemain kunci. sedangkan Bepe, lebih kepada sebagai leader bukan pemain yang berperan dalam tim,” katanya.
Aris Indarto sendiri pernah memperkuat Persija Jakarta dalam dua periode di 2000-2005 dan 2008-2009. Selain tim Macan Kemayoran, tim lainnya seperti Persik Kediri, PSIS Semarang, Persitara Jakarta Utara pernah merasakan jasa pemain kelahiran Sragen, Jawa Tengah tersebut.

NO BEPE NO PARTY
salam bepelovers 20
edditor : @ery_bepe20

Kamis, 10 Maret 2016

PANTANG MATI SEBELUM AJAL

Penulis: bepe, 06 March 2016
 
Ferrasta Soebardi, atau kita lebih mengenalnya dengan nama Pepeng, lahir di Sumenep, 23 September 1954. Sosok yang cukup fenomenal dengan kuis jari-jari di tahun 90an tersebut, meninggal dunia pada Rabu pagi, 6 April 2015 di Cinere, Depok, setelah kurang lebih sepuluh tahun bertarung melawan Multiple Sclerosis (MS).
Multiple sclerosis (MS) merupakan penyakit autoimun yang menyerang selubung pelindung (myelin) - zat lemak yang melapisi dan melindungi serat saraf di otak dan sumsum tulang belakang. Hal tersebut yang membuat ayah empat anak ini mengalami kelumpuhan.
Mendengar kabar duka tersebut sejenak saya termenung, dalam termenung saya teringat sesuatu. Sebuah janji, atau barangkali sebuah keinginan lebih tepatnya, yang secara tidak langsung memiliki keterkaitan dengan Alm. Mas Pepeng.
Saya sendiri tidak ingat apakah saya pernah bertemu secara langsung dengan Mas Pepeng atau tidak, yang saya tahu saya cukup terinspirasi dengan kisah hidup beliau. Terutama dengan kegigihannya dalam memaknai hidup, selama perjuangannya melawan penyakit Multiple Sclerosis yang Ia derita.
Janji atau keinginan yang saya sampaikan diatas, berawal dari seorang sahabat yang kebetulan bekerja di salah satu stasiun televisi swasta. Sahabat tersebut menghubungi saya dan menyampaikan amanat dari salah seorang temannya, yang ingin mengundang saya untuk menjadi bintang tamu, di sebuah acara talk show di stasiun televisi swasta tempat sahabat saya tersebut bekerja.
Sebuah acara talk show, yang boleh dikatakan berada di jajaran papan atas acara talk show pertelevisian di Indonesia. Talk show ini bersifat "serius" (bukan mengejar rating) dengan bintang tamu tokoh-tokoh inspiratif di negeri ini, yang sangat kompeten di bidang nya masing-masing.
Singkat cerita, dengan sehalus mungkin saya menolak tawaran untuk menjadi bintang tamu di acara talk show tersebut. Seperti biasa ketidaknyamanan saya untuk tampil di televisi, selain saat bermain sepakbola menjadi alasan utamanya.
Kepada sahabat saya tersebut saya menyampaikan, jika diundang ke acara talk show "Ketemu Pepeng" (kebetulan juga tayang di stasiun televise tempat sahabat saya bekerja) saya malah mau. Mendengar jawaban saya tersebut, sahabat sayapun segera menghubungi produser acara "Ketemu Pepeng". Namun sayang, ternyata acara tersebut telah berhenti diproduksi seiring dengan kondisi kesehatan Mas Pepeng yang semakin menurun.
Saya bahkan menitipkan pesan kepada sahabat saya tersebut, agar disampaikan kepada produser acara "Ketemu Pepeng". Jika suatu saat nanti acara tersebut diproduksi kembali, mohon kiranya untuk dapat memasukkan nama saya, dalam daftar bintang tamu di edisi pertamanya.
Berbeda dengan acara talk show lain yang selalunya saya tolak dengan halus, untuk acara "Ketemu Pepeng" saya malah mewarkan diri. Hal tersebut tentu bukan tanpa alasan, alasan terbesarnya tidak lain dan tidak bukan adalah karena saya sangat terinspirasi, dengan sosok Mas Pepeng, terutama dengan bagaimana Ia merespon segala permasalahan dalam hidupnya.
Sejak saat itu sayapun menunggu penuh harap. Dalam penantian, saya selipkan sebuah doa, doa untuk membaiknya kondisi kesehatan Mas Pepeng. Namun ternyata Yang Maha Kuasa berkehendak lain, penantian saya tersebut berakhir seiring dipanggilnya Mas Pepeng oleh Sang Khalik.
Seperti yang rekan-rekan ketahui, selain sebagai pesepakbola saya jugalah seorang penulis (bloger). Sebagai penulis saya tentu banyak membaca buku, artikel, blog atau apapun yang menarik untuk dijadikan referensi dalam menulis. Dan untuk diketahui, blog Mas Pepeng adalah salah satu yang menjadi favorit saya.
Dalam blognya, pria yang pada Pemilu 2004 menjadi caleg PKS untuk daerah pemilihan Madura ini, pernah berseloroh tentang penyakit langkanya tersebut. Begini Ia menulis, “Saya bukan superhero, saya juga sering menengadah dan bertanya pada Tuhan: Why me? Tapi Tuhan kemudian melihat ke bawah dan menjawab: Why not?”.
Sebuah joke yang mengingatkan kita tentang betapa kecil, dan tidak berdayanya kita dihadapan Sang Maha Pencipta.
Satu hal yang hampir selalu saya sampaikan dimanapun saya menjadi pembicara:
"Pada dasarnya setiap manusia itu sama, yang membedakan mereka adalah reaksi setiap individu terhadap segala permasalahan yang datang menghampiri. Hal tersebut yang akan mendiskripsikan siapa dia sebenarnya".
Kisah hidup Mas Pepeng, saya pikir dapat menjadi gambaran ideal dari apa yang saya sampaikan diatas.
Bagaimana dalam lumpuhnya, Mas Pepeng tetap mampu untuk tetap berdiri tegak.
Dalam lumpuhnya ide, kreatifitas dan semangat Mas Pepeng tetap mampu berjalan, berlari, bahkan bersorak untuk menyemangati orang lain.
Serta dalam  lumpuhnya, Mas Pepeng tetap mampu memaknai hidupnya dengan hal-hal yang positif, yang mampu memprovokasi dan menginspirasi banyak orang.
Ketegaran, dan kegigihan Mas Pepeng dalam berjuang melawan segala keterbatasannya, saya pikir membuat kita semua yang dalam kondisi lebih sehat (termasuk saya) seharusnya malu.
Mas Pepeng mampu memberikan contoh nyata bagaimana, "Hidup itu bukan mengenai seberapa berat masalah yang datang menghampiri kita, namun mengenai seberapa positif kita mampu merespon segala permasalahan tersebut".
Karena pada akhirnya, setiap orang mempunyai sisi gelap (kekurangan) dalam hidupnya. Namun hal tersebut tidak seharusnya menjadi sebuah penghalang bagi kita, untuk dapat memaknai hidup kita.
Itulah Mas Pepang yang dalam pandangan saya mampu merespon segala permasalahan yang ia hadapi dengan begitu positif, sehingga berhasil mengejawantahkan motto hidupnya "Pantang Mati Sebelum Ajal" dengan begitu indahnya....
Selesai....

editor : @ery_bepe20

Ada LIGA INDONESIA ! Bambang Pamungkas Siap Perkuat Persija Jakarta

 Presiden Persija Jakarta, Ferry Paulus, memastikan Bambang Pamungkas akan kembali berseragam Persija jika Indonesia Soccer Championship 2016 pasti digelar.
Namun jika nantinya ISC tidak jadi digelar, pemain yang akrab disapa Bepe ini tidak akan kembali merumput di Persija.


Saat ini Ferry Paulus masih tetap menjalin komunikasi dengan Bepe.

"Dia (Bepe) pasti datang tapi kalau ISC bergulir, kalau masih turnamen dia tidak datang," kata Ferry Paulus.
"Saya hormati keputusan itu," ucapnya.

Bahkan Bepe yang memastikan akan berseragam Persija jika kompetisi berjalan.
Pemain yang sudah membawa Persija menjadi juara tahun 2001 itu, tidak mempermasalahkan tentang nominal uang yang akan dibayarkan manajemen Persija.

"Bepe bilang seperti ini kepada saya, saya pasti ikut pak kalau kompetisi berjalan," ucap Ferry menirukan ucapan dari Bambang Pamungkas.
"Dia tidak pernah mempermasalahkan berapa Rupiah kontraknya dan dia sangat profesional," jelasnya.

edditor : @ery_bepe20

Bambang Pamungkas Siap Main Di HONG KONG

Mantan kapten tim nasional Indonesia, Bambang Pamungkas, bakal tampil di Hong Kong membela tim Munial Sport Group dalam ajang AIA Championship. Yang merupakan kejuaraan street soccer yang digelar oleh AIA.
Bepe sendiri menjadi pemain tambahan bagi MSG, yang merupakan juara dari kejuaran AIA Championship di Indonesia sehingga berhak mewakili Indonesia untuk bersaing dengan negara Asia-Pasifik lainnya.
Indonesia bakal bersaing dengan perwakilan dari negara Asia-Pasifik seperti Hong Kong, China, Thailand, Malaysia, Singapura, Korea Selatan, Australia, dan Selandia Baru. MSG berhasil menjadi juara setelah menyingkirkan 15 tim lainnya.
“Kami sangat serius dalam memilih tim yang berangkat ke Hong Kong. Melalui proses seleksi yang ketat tercipta kompetisi lokal yang sangat seru. Tidak tanggung-tanggung, kami juga mengajak Bambang Pamungkas untuk menjadi kapten tim ini," kata Chief Marketing Officer PT. AIA FINANCIAL, Lim Chet Ming.


Kesempatan ini dirasakan Bepe sangat unik, ia pun mengapresiasi keseriusan dari AIA yang memang serius mengajak masyarakat untuk hidup sehat lewat olahraga. AIA juga merupakan sponsor dari klub Inggris, Tottenham Hotspur.
“AIA sangat serius dalam mengorganisir kejuaraan ini, dari proses pencarian bakat sampai kompetisi lokal yang diadakan Februari kemarin. Ini kesempatan yang sangat berharga sekaligus unik bagi saya," beber Bepe.





"Oleh karena itu, saya punya tanggung jawab sebagai kapten untuk memimpin tim Indonesia untuk memberikan penampilan terbaik di Hong Kong nanti. Terlebih sebagai atlet, saya juga merasa berkewajiban untuk mengajak masyarakat untuk hidup sehat melalui kegiatan olahraga," tandasnya.
Tim AIA Indonesia akan dilatih oleh eks pelatih Villa 2000, Ricky Nelson. Tim sendiri akan bertolak ke Hong Kong pada 10 Maret nanti, dan mulai berjuang pada AIA Championship, 11 Maret mendatang.

edditor  : @ery_bepe20

Rabu, 04 November 2015

MY OUR LOVELY CAPTAIN : BAMBANG PAMUNGKAS


Penulis : +Ery'e BP
04 November 2015

Kamu tau kapan bepe akan pensiun dari timnas?
Kapan bepe akan meninggalkan dunia persepakbolaan?
Kapan bepe akan benar-benar menjadi legenda pesepakbola?
Aku tidak tahu kapan, kalian juga pasti tak tahu kapan hal itu benar-benar terjadi, itu semua ada ditangan pelatih timnas & ada di tangan bepe sendiri.
Aku,ahh… tahukah kalian sobat, aku tak mau sampai hal itu terjadi, mengapa?
Karena,,,, aku mau bepe menjadi legenda…. Tapi aku tidak mau bepe pensiun…. Sakittt banget rasanya ngeliat bepe ga main… Bepe pernah bilang bahwa dia akan berhenti bermain di timnas jika pelatih timnas itu sendiri yang menghentikannya. “bepe,terimakasih atas kerjasamanya selama ini. Kau tidak dibutuhkan lagi” 

 aku benar-benar membenci kata-kata ini. Mungkin suatu saat kata ini akan terlontar dari mulut pelatih timnas. Tapi, aku tidak bisa membayangkan, bagaimana perasaan bepe ketika mendengar hal itu?? Ahh… aku tak akan bisa dan tak akan mampu membayangkannya. TO BE CONTINUE

Siapa Yang Akan Mewakili Tim Asia Tenggara Apabila Piala Dunia Antar Legenda Terjadi?

 Penulis : +Ery'e BP 

Ajang Piala Dunia bagi para legenda akan digelar dan beberapa nama besar jelas akan terlibat. Jadi, apa yang akan terjadi jika Asia Tenggara mengirimkan sebuah tim ke Piala Dunia?
Ajang Piala Dunia untuk para Legenda akan dihelat di Meksiko pada 2017, dengan turnamen pertama ini akan menampilkan 12 negara dan melibatkan para bintang seperti Michael Ballack, Lothar Matthaus, Dennis Bergkamp, ​​Patrick Kluivert, David Beckham, Ronaldo, Zinedine Zidane dan pemain lainnya.

Ada syarat untuk mengikuti turnamen ini, di antaranya adalah kemampuan bermain, kebugaran dan masih banyak lagi.

Ini turnamen dengan konsep yang menarik bagi kaum muda untuk menyaksikan beberapa nama paling bersejarah dalam sepak bola, sementara bagi kaum tua ini adalah turnamen untuk mengenang kembali kejayaan mereka.

Ini seperti melihat Rolling Stone, Paul McCartney dan Ringo Star berada di atas panggung lagi, tapi tanpa kehadiran John atau George.

Dari kabar yang beredar, turnamen ini akan melibatkan beberapa negara namun seperti pergelaran Piala Dunia di awal-awal dulu, di mana negara-negara Asia dan Afrika tak banyak ambil bagian.

Turnamen ini akan melibatkan enam tim dari Eropa (Spanyol, Prancis, Inggris, Italia dan Spanyol), empat dari Amerika (Brasil, Argentina, Amerika Serikat dan tuan rumah Meksiko) ditambah Afrika Selatan dan Jepang.

Ada beberapa pertanyaan mengenai mengapa mantan juara dunia Uruguay tidak terlibat, dan juga bagaimana  negara-negara Afrika dan Asia bisa terpilih.

Terpilihnya Bafana-Bafana tentu mengherankan karena mereka tak pernah lolos sekalipun dari fase grup dalam tiga edisi Piala Dunia, sementara tim-tim seperti Kamerun, Nigeria dan Ghana memiliki prestasi yang lebih baik dan memproduksi lebih banyak bintang dunia.

Reaksi dari beberapa mantan bintang tentu tidak menyenangkan saat mereka mengetahui bahwa Afrika Selatan yang terpilih dan bukan tim lainnya di turnamen ini.

Sama halnya dengan Jepang, yang agak aneh juga bisa terpilih.


David Beckham bisa menjadi salah satu pemain bintang yang berlaga di ajang ini
Korea Selatan yang mampu lolos delapan kali beruntun dan juga menjadi tim empat besar pada 2002 sepertinya bisa menjadi pilihan yang lebih masuk akal meski beberapa yang lain juga bisa memilih Iran dan kombinasi tim Australia

Bukan bermaksud untuk mengatakan bahwa tidaklah menyenangkan untuk bisa melihat Hidetoshi Nakata atau Masami Ihara bermain di panggung dunia sekali lagi, meski dalam dunia sepak bola Jepang yang aneh beberapa legenda mereka, termasuk Kazuyoshi Miura dan Masashi Nakayama yang sudah berusia 48 tahun ternyata masih aktif bermain di negara mereka.

Dengan besarnya daya tarik turnamen ini, kenapa tak mencoba untuk membuat sebuah tim kombinasi Asia atau Afrika?

Akan ada tim Afrika utara dan selatan. Dari Asia bisa terbentuk tim Timur Tengah, Asia utara dan Asia Tenggara.

Bayangkan beberapa legenda Asia Tenggara bermain sepak bola lagi untuk menghadapi beberapa bintang sepak bola saat ini, itu tentu akan menarik perhatian pecinta sepak bola di kawasan ini.

Kami membuat daftar siapa saja yang layak masuk tim, jadi bacalah dan biarkan perdebatan dimulai!

PENJAGA GAWANG
GK: Hendro KARTIKO (Indonesia/42 tahun) Bermain untuk tim nasional selama hampir 20 tahun dan masih cukup muda untuk menjadi kiper handal di tim ini.

PEMAIN BELAKANG
RB: S. SUBRAMANI (Singapura /43 tahun) Mampu bermain di jantung pertahanan tetapi akan menjadi bek kanan spesial di tim legenda Asia Tenggara kami.

CB: Aide ISKANDAR (Singapura/40 tahun) Mantan kapten Singapura akan menjadi salah satu pemimpin di tim ini dan masih mampu bergerak aktif untuk menghadapi ancaman yang ditimbulkan oleh beberapa pemain hebat Eropa dan Amerika Selatan.

CB: Daniel BENNETT (Singapura /37 tahun) Kemungkinan akan pensiun pada saat dimulainya turnamen, Bennett bisa menjadi sebuah tembok untuk membangun pertahanan di lini belakang.

LB: Dusit CHALERMSAN (Thailand/45 tahun) ia juga mampu beroperasi lebih jauh ke depan, dan memberikan ancaman mencetak gol selain kemampuan pertahanan yang solid, ia akan menjadi bek kiri yang ideal.


Lini belakang akan berasa aman apabila Aide bermain

PEMAIN TENGAH
CM: Tawan SRIPAN (Thailand/43 tahun) Salah satu gelandang pengumpan terbaik yang pernah dilahirkan Thailand, Tawan akan menjadi salah satu pemain kreatif di tim ini.

CM/AM: Therdsak CHAIMAN (Thailand/42 tahun) Salah satu gelandang teknisi terbaik Asia Tenggara, ia mampu beroperasi lebih dalam atau menyerang. Therdsak akan menjadi titik tumpu serangan dari lini tengah.

CM: Nguyen Minh Phuong (Vietnam/35 tahun) Dikenal sebagai pencetak assist yang membuat Vietnam untuk mencetak gol kemenangan di final Piala Suzuki 2008, Phuong adalah salah satu pengumpan terbaik Vietnam yang pernah ada dan akan menjadi duet ideal untuk Tawan.


 PENYERANG

CF: Kiatisuk SENAMUANG (Thailand/42 tahun) Salah satu finisher paling mematikan di sepak bola Asia, pelatih Thailand saat ini adalah pemain yang ideal untuk memakan umpan dari lini tengah.

CF: Aleksandar DURIC (Singapura/45 tahun) Sepertinya akan pensiun saat turnamen berlangsung, striker kelahiran Serbia itu masih merupakan finisher produktif dan akan menyulitkan lawan dengan kemampuannya baik di tanah dan di udara.

CF: Bambang PAMUNGKAS (Indonesia/35 tahun) Kemungkinan akan resmi pensiun pada saat turnamen digelar, legenda Indonesia ini akan datang dengan visi dan permainan yang mematikan untuk mencetak gol dan kemampuan untuk menyatukan para pemain yang ada di sekitarnya.


CADANGAN
GK: Lionel LEWIS (Singapura / 32 tahun) cukup muda untuk  bermain profesional, mantan bintang Home United ini adalah salah satu kiper yang paling diandalkan di Asia Tenggara pada satu dekade terakhir ini.

GK: Khairul Azman Mohamed (Malaysia / 47 tahun) Tidak benar-benar dalam kondisi yang cukup bagus saat ini, tapi dia bisa tambahan yang berharga untuk staf pelatih

DF / CF: Zainal Abidin Hassan (Malaysia / 53 tahun) mantan bintang Selangor dan Pahang mungkin tidak dalam kondisi prima untuk masuk tim utama, tetapi bisa menjadi sesuatu yang berharga dari bangku cadangan.

DM: Nazri NASIR (Singapura / 44 tahun) Gelandang tengah agresif yang bisa menambahkan beberapa dobrakan jika diperlukan di lini tengah.

MF: Thawatchai Damrong-Ongtrakul (Thailand / 41 tahun ) pemain serbaguna yang bisa bermain di beberapa posisi dari bangku cadangan.

RW: Elie Aiboy (Indonesia / 36 tahun) pemain lain yang mungkin akan pensiun pada 2017, dia pemain yang ideal untuk memberikan sesuatu dari area sayap.

Bepe Masih Berpeluang Bela Persija di Piala Jenderal Sudirman


Peluang Bambang Pamungkas untuk ikut membela Persija Jakarta di Piala Jenderal Sudirman (PJS) masih ada. Setidaknya itu diutarakan oleh pelatih Persija untuk turnamen Piala Jenderal Sudirman, Bambang Nurdiansyah.
Bambang Nurdiansyah masih membuka tangannya terhadap kehadiran Bepe, panggilan Bambang Pamungkas. Itu ditandai, di mana seperti diutarakan Banur, panggilan eks Persita, tetap didaftarkannya Bepe menjadi bagian Persija di Piala Jenderal Sudirman.
"Bepe bagian dari Persija. Secara personal, ia menghampiri dan mendatangi saya. Turnamen ini mendadak buatnya, sementara Bepe sudah punya ikatan kontrak salah satunya menjadi ikon Rusun Cup," jelas Bambang Nurdiansyah kepada SportSatu, Rabu (4/11).


Bepe terbuka untuk ikut apabila Persija lolos dari fase grup. Itu pun jika kontrak Bepe dengan pihak lain selesai dan tidak ada halangan berbaju oranye lagi.
"Ia tidak bisa merapat sampai saat ini karena masih harus menghormati kontrak. Namun jika Persija melaju terus dan urusannya selesai, kenapa tidak ia merapat? Jadi tidak tertutup kemungkinan andai Persija melaju," terang Banur.

 Akan tetapi, Banur tak memberi garansi untuk Bambang Pamungkas mendapat tempat di tim inti jika nanti bergabung. "Tidak serta-merta masuk tim inti, saya tentu harus melihat kondisinya seperti apa."

Salam Bepelovers 20

Senin, 02 November 2015

Striker PSMS Ini Kepincut Kepribadian Bambang Pamungkas

Striker PSMS, Aldino Herdianto mengaku kepincut dengan mantan pemain Timnas, Bambang Pamungkas. Ia sangat mengidolakan pemain yang disapa akrab Bepe itu lantaran melihat sesosok pemain yang mempunyai kepribadian yang bagus. Ia menganggap Bepe menjadi striker yang patur ditiru kepribadiannya.
"Yang pasti aku suka permainannya, apalagi sama-sama posisi striker denganku. Tapi selain permainannya itu aku suka sekali sama keperibadian dia baik di luar lapangan atau di dalam lapangan. Jiwa kepemimpinannya itu sangat disegani sama teman-temannya," ujarnya kepada Tribun, Jumat (9/10/2015).
Aldino menganggap Bambang Pamungkas pemain Indonesia yang sangat berbeda dengan yang lainnya. Pemain yang berkepala botak ini menilai Bepe sudah menjadi sesosok pemain Legenda Indonesia meskipun ia masih aktif dalam sepak bola. Ia pun ingin seperti Bepe yang terus menginspirasinya dalam karir sepakbolanya.
"Sayangnya aku belum pernah ngobrol dan ketemu langsung saja dengan dia. Mungkin kalau ketemu aku bisa lebih tahu bagaimana kepribadiannya secara langsung," kata mantan pemain PSGL Gayo Luwes itu.
Ayah satu anak ini juga salut melihat kepala Bepe ketika melakukan heading ke gawang lawan. Menurutnya ketika berduel di udara dengan lawan, Bepe selalu berhasil merebut bola dengan sundulannya. Meskipun usia Bepe tak muda lagi, Aldino masih menganggap kepala Bepe masih berbahaya.
"Sekarang pun masi berbahaya kepala dia. Kalau dulu setiap duel pasti menang dia, kalau sekarang mungkin sudah berkurang lah ketajamannya karena faktor usia. Makanya sampai sekarang aku masih suka sama dia," pungkasnya.


Biofile
Nama: Aldino Herdianto
Lahir: Binjai, 1 November 1988
Usia: 26 Tahun
Posisi: Striker
Ayah: Alm Susoro Sutrisno
Ibu: Ernawati
Pemain Idola : Bambang Pamungkas
Karir
-PSMS Medan
-PSGL Gayo Luwes
-PS Madina
-Medan Jaya
-Persepsi Sibolga
-PS Siak
-PSKB Binjai

Bambang Pamungkas Latih Team MSG

  Bambang Pamungkas berpose usai jumpa pers di Kantor Dinas Perumahan dan Gedung Pemprov DKI Jakarta, Jumat (2/10/2015). Dinas Perumahan dan Gedung Pemprov DKI Jakarta akan menyelenggarakan turnamen sepakbola yang di ikuti anak-anak warga rusun usia 16 tahun yang berdomisili di 22 rusunawa di jakarta pada tanggal (24/10/2015) sampai (8/11/2015).

Bambang Pamungkas punya cara sendiri untuk tetap menjaga kebugaran di saat Persija Jakarta tak punya aktivitas sejak tersingkir dari penyisihan grup Piala Presiden pada September lalu.
Ia memilih terlibat dalam sesi latihan yang digelar Munial Sport Grup (MSG).
Bepe, sapaan Bambang, kali ini menjalani peran ganda. Selain terlibat sebagai pemain, ia tampak menjalani peran sebagai pelatih tim MSG.
Striker Persija berusia 35 tahun itu tak segan-segan memberikan kepada rekan-rekannya di lapangan. Ia pun tak cangung untuk menyampaikan evaluasi seusai melakoni uji coba dengan tim Sierra Leone.
Selayaknya pelatih profesional, Bepe tak kesulitan untuk membeberkan analisa taktik secara rinci. Bahkan, mimik serius pun terpancar jelas saat memberikan instruksi kepada pemain lain.
Tim MSG sebelumnya menggunakan jasa Alfredo Vera sebagai instruktur kepelatihan. Entah mengapa Vera absen pada sesi latihan kali ini dan manajemen MSG menunjuk Bepe sebagai penggantinya.
Profesi sebagai pelatih memang menjadi cita-cita yang didamba Bepe setelah pensiun nanti. Ia masih menyimpan asa tinggi-tinggi untuk mempersembahkan gelar juara bagi tim nasional Indonesia.
Sebuah gelar prestise yang belum pernah diraihnya ketika mengenakan kostum Merah Putih.
Selama 13 tahun menjadi pemain timnas secara reguler, Bepe belum sekalipun mencicipi gelar juara. Prestasi tertinggi yang diraih hanya merasakan runner up di ajang Piala AFF atau yang sebelumnya dikenal dengan Piala Tiger.
Bepe tercatat mengantongi medali perak sebaga simbol runner up pada turnamen antarnegara Asia Tenggara sebanyak empat kali, yakni mulai pada tahun 2000, 2002, dan 2004, serta 2010.
Pengidola striker Kurniawan Dwi Yulianto itu pernah berujar ingin mencapai gelar juara sebagai pelatih tim nasional. Sebuah mimpi yang belum sempat diraih ketika aktif bermain.

Salam Bepelovers20

Bambang Pamungkas , Persija & Piala Jendral Sudirman ?

Pelatih Persija Jakarta untuk turnamen Piala Jenderal Sudirman, Bambang Nurdiansyah, mengatakan bahwa Emmanuel 'Pacho' Kenmogne akan bergabung dengan skuad Macan Kemayoran saat menjalani pemusatan latihan di Batu, Malang. Pemusatan latihan di Batu akan dimulai Selasa (3/11).


Itu setelah Persija menjalani latihan di Sawangan, Depok, di mana terakhir Senin (2/11). Ismed Sofyan dan Gunawan Dwi Cahyo menjadi di antara nama terakhir yang bergabung.
Sebanyak 24 pemain dijadwalkan terlibat dalam pemusatan latihan, termasuk Pacho. Selain itu juga Osas Saha, Mbida Messi, dan Raphael Maitimo. Pemusatan latihan di Batu rencananya diselenggarakan hingga sebelum bergulirnya Piala Presiden pada 14 November.

"Pacho akan datang nanti dan langsung ke Batu. Mbida Messi pun juga akan datang, begitu pun Osas Saha," jelas Bambang Nurdiansyah.

Banur, panggilan Bambang Nurdiansyah sendiri sudah memastikan bahwa Adixi Lenzivio dan Bambang Pamungkas tidak ikut serta.
Adixi absen membela Persija karena memperkuat tim DKI di Pekan Olahraga Mahasiswa Nasional dan
" BAMBANG PAMUNGKAS TELAH IZIN UNTUK TIDAK BERGABUNG UNTUK MENGIKUTI PIALA JENDRAL SUDIRMAN "

Jumat, 11 September 2015

Catatan Gol Bambang Pamungkas Striker Kharismatik di ISL

Banyak orang menyangsikan kualitas permainan dan ketajaman seorang Bambang Pamungkas ketika usianya menginjak kepala tiga. Bepe ditengarai mulai kehilangan tajinya sebagai penyerang seiring bertambahnya usia.
Namun, hal tersebut bukan menjadi beban bagi pemain yang identik dengan nomor punggung 20 tersebut. Kendati pergerakannya sudah tidak selincah dulu, dengan intelegensia tinggi dan segudang pengalaman, Bambang justru menjadi semakin matang sebagai pesepak bola.
Selama penyelenggaraan Indonesia Super League (ISL) sejak musim 2008-2009 hingga 2015, pria kelahiran Getas ini sudah mengoleksi sebanyak 74 gol.
Catatan tersebut berada di urutan ke-5 daftar pencetak gol terbanyak ISL, di bawah Boaz Solossa (111), Cristian Gonzales (107), Beto Goncalves (97), dan Greg Nwokolo (79). Rekor 74 gol ditorehkan Bambang untuk 2 klub: Persija dan Pelita Bandung Raya (PBR).
Melalui tulisan ini, mari kita telaah lebih dalam catatan-catatan unik dan menarik dari rekor gol seorang Bambang Pamungkas.
***
Langganan Dua Digit
Sejak dimulai pada musim 2008-2009, ajang ISL telah digulirkan sebanyak tujuh kali, yang termasuk musim 2015 yang hanya berlangsung selama dua minggu. Dari total tujuh musim pergelaran ISL, Bambang turut berpartisipasi di enam musim. Ia sempat rehat di musim 2013 dengan alasan pribadi.
Kecuali di musim 2015 yang tidak selesai, Bepe selalu mencatat total gol dua digit, yang berarti 10 atau lebih gol di tiap musim yang ia ikuti. Berikut grafik torehan gol per musim Bambang di ISL.
Untuk seorang striker, di mana torehan gol merupakan penilaian utama, catatan yang dibuat Bambang masuk ke kategori ‘bagus’, meski belum dapat dikatakan ‘impresif’.

***
Getol membobol gawang Singo Edan
Di antara tim-tim yang gawangnya pernah dibobol, gawang Arema adalah yang paling sering menjadi korban keganasan seorang Bepe. Total, sudah delapan gol yang dijaringkan suami dari Tri Buana Tungga Dewi ini ke gawang tim Singo Edan.
Angka tersebut juga menjadi yang tertinggi bagi seorang pemain yang mencetak gol ke gawang Arema, di atas Boaz (7), Hilton Moreira (6), dan Keith Gumbs, dan Beto Goncalves (masing-masing 5).
Torehan hat-trick di ajang ISL 2015 pada 4 April 2015 menjadi yang terbanyak dicetakBambang Pamungkas ke gawang Arema di satu pertandingan. Sebelumnya di musim 2008-2009, Bepe juga sempat mencetak 2 gol saat menghadapi Arema.
Dari partisipasi di enam musim ISL, Bepe hanya absen membobol gawang Arema di musim 2014. Setelah Arema, tim yang sering menjadi korban Bepe adalah PSPS, PSMS, Persela, dan Sriwijaya FC, yang masing-masing pernah dibobol sebanyak lima kali.
***
Stadion Utama Gelora Bung Karno, tempat favorit Bepe
Dari puluhan stadion yang pernah menjadi tempat bermain Bepe selama ISL, Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK) merupakan stadion di mana ia paling sering mencetak gol.
Hal ini bukan suatu kejutan mengingat Persija sebagai tim yang identik dengan Bepe memang bermarkas di stadion yang terletak di bilangan Senayan, Jakarta tersebut. Total, Bepe sudah mencetak 26 gol di SUGBK, dengan rincian 25 gol untuk Persija dan satu gol bersama PBR (ke gawang Persija).
Tidak heran jika Stadion Si Jalak Harupat, Soreang menjadi stadion kedua di mana Bepe sering mencetak gol. Jika di total, ada 9 gol yang dicetak Bepe di stadion yang menjadi markas Persib tersebut.
Rinciannya: lima gol untuk PBR, tiga gol untuk Persija, dan satu gol untuk Persib. Untuk Persib? Ya, satu gol bunuh diri dicetak Bepe saat membela PBR melawan Persib di Babak 8 Besar ISL 2014.
***
Markus Haris Maulana paling sering menjadi korban
74 gol yang ditorehkan Bepe di ajang ISL disarangkan ke gawang yang dijaga oleh 38 kiper berbeda. Diantara 38 kiper tersebut, gawang Markus Haris Maulana adalah yang paling sering dibobol oleh Bepe.
Total sudah enam gol yang disarangkan Bepe ke gawang Markus, dengan rincian tiga gol saat Markus membela PSMS Medan dan tiga gol ketika masih mengenakan seragam Persib.
Setelah Markus, kiper yang sering dibobol Bepe adalah Syamsidar dan Kurnia Meiga. Kedua kiper yang pernah menjaga gawang Tim Nasional Indonesia tersebut masing-masing dibobol empat kali oleh Bepe.
***
Panas di babak kedua
Jika dibagi per babak, Bepe lebih sering mencetak gol di babak kedua. Dari total 74 gol, 45 di antaranya (60%) diciptakan di babak kedua. Sisa 29 gol dicetak di babak pertama. Ini menandakan Bepe baru mulai ‘panas’ di babak kedua.

Jika lebih dirinci lagi menjadi interval per-15 menit, interval kedua babak kedua merupakan waktu favorit Bepe untuk mencetak gol. Total, ada 21 gol yang dicetak Bepe di antara menit ke-61 hingga menit ke-75.
***
Di antara 5 pemain tersubur era ISL, hanya Bepe dan Cristian Gonzales yang kemungkinan akan turun di ajang Piala Presiden mendatang. Mampukah Bepe sang striker kharismatik membuktikan bahwa produktivitasnya masih tinggi.

#Bepelovers20

Rataan Gol Bambang Pamungkas Ungguli CR7, Beda Tipis dengan Messi dan Rooney

Rataan gol internasional Wayne Rooney lebih baik dibanding Cristiano Ronaldo, namun masih kalah dibanding Lionel Messi.
Wayne Rooney memecahkan rekor gol sepanjang masa Timnas Inggris saat menghadapi Swiss pada laga lanjutan Grup E kualifikasi Piala Eropa 2016 di Stadion Wembley, Rabu  (9/9/2015) dini hari WIB. Prestasi ini membuat Roo merasa amat bangga.
Gol ke-50 Wayne Rooney bagi Timnas Inggris hadir di menit ke-84 melalui titik penalti. Sang striker Manchester United melampui rekor yang sebelumnya ditorehkan oleh legenda Sir Bobby Charlton.
Rooney mencetak 50 gol dari 107 pertandingan internasional di timnas Inggris yang ia jalani. Sementara itu Lionel Messi melesakan 49 gol dari 105 penampilan bersama Argentina. Di sisi lain, Cristiano Ronaldo membukukan 55 gol dari 122 laga bareng Portugal.
Jika bicara kuantitas, Ronaldo unggul dibanding Rooney dan Messi. Namun, jika dirata-rata dengan jumlah pertandingan yang dijalani masing-masing pertandingan, penyerang Real Madrid itu masih kalah dibanding kedua pesaingnya.
Rataan gol Ronaldo 0,45 per laga. Kalah dibanding Rooney dan Messi yang rataannya menembus 0,47 per laga. Messi jadi pesepak bola paling produktif sejagat saat ini karena jumlah pertandingan internasional yang dijalani lebih sedikit dibanding Rooney.
Menariknya, jumlah gol ketiga megabintang dunia tersebut beda tipis dengan jumlah koleksi striker Persija Jakarta, Bambang Pamungkas. Striker karismatik pelanggan Timnas Indonesia tersebut sepanjang karier internasionalnya bersama Tim Merah-Putih menyumbang 44 gol.
Rata-rata gol Bepe 0,46 lebih baik dibanding CR7, hanya kalah tipis oleh Messi serta Rooney. Sebenarnya Bambang Pamungkas masih punya peluang menyalip tiga penyerang top dunia tersebut andaikata ia tidak mundur dari skuat Timnas Indonesia pasca Piala AFF 2012.
Walau menginjak usia 35 tahun, striker pengguna nomor punggung 20 tersebut masih terlihat produktif hingga kini. Musim lalu, bomber kelahiran 10 Juni 1980 itu mengoleksi 10 gol saat membela Pelita Bandung Raya. Jika kompetisi Indonesia Super League 2015 tidak terhenti karena konflik PSSI dengan Kemenpora, Bepe masih terlihat menunjukan ketajaman.
Buktinya, saat tampil membela Persija kala meladeni Arema Cronus di laga pembuka kompetisi, Bambang Pamungkas mencetak hat-trick di pertandingan yang berkesudahan dengan skor 4-4.
Pelatih timnas Indonesia, Peter Huistra, sebenarnya mendaftarkan nama Bepe ke AFC sebagai bagian dari Tim Garuda di ajang Kualifikasi Piala Dunia 2018. Akan tetapi, Indonesia harus menepi dari kualifikasi karena FIFA menjatuhkan sanksi pembekuan ke PSSI.
#BepeLovers20

Selasa, 25 Agustus 2015

Reaksi Fans Saat Bepe Kembali Gabung ke Skuad Persija


Kapten Persija Jakarta, Bambang Pamungkas, akhirnya kembali bergabung dengan skuad Macan Kemayoran saat berlatih di Lapangan Mako Brimob, Kelapa Dua, Depok, Sabtu (22/8) pagi WIB. Hal ini mengundang reaksi dari beberapa fans Persija.

Bambang Pamungkas atau yang lebih akrab disapa Bepe itu akhirnya kembali bergabung dengan Persija Jakarta. Bersama para pemain Macan Kemayoran lainnya, ia tampak berlatih di lapangan Mako Brimob pagi ini.
Padahal dalam sesi latihan sebelumnya, Bepe tidak tampak berlatih bersama skuad asuhan Rahmad Darmawan. Ia memutuskan untuk tidak bergabung dengan skuad Macan Kemayoran.
Baca juga: Bepe Akhirnya Kembali Gabung Skuad Persija
Namun tampaknya telah tercapai kesepakatan antara Bepe dan manajemen Persija sehingga mantan striker timnas Indonesia tersebut kembali berlatih dengan tim. Namun hingga saat ini belum ada penjelasan dari pemain dan manajemen tim terkait kesepakatan dengan sang pemain.
Hal ini membuat banyak fans Persija dan Bepe bereaksi di dunia maya, khususnya twitter. Banyak netizen yang bersyukur bisa melihat tim kesayangan dan ikon mereka kembali berlatih.
Berikut ini reaksi fans ketika Bepe kembali berlatih bersama Persija Jakarta.



285
SHARES



  1. Ery'eBepePamungkas! me-retweet •Bambang Pamungkas•
    Baca Nih Baca!!! Jangan Asal Kemakan Berita di Media...
    Ery'eBepePamungkas! menambahkan,